For Your Information : 12/01/2011 - 01/01/2012

Iklan

Thursday, December 22, 2011

Suara Hati

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaimu

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu,

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-MU,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika kau halalkan aku merindui kekasih-mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehinggah melupakan aku
pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwa-Mu,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.

Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini

Dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada
kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan
bertawakal di jalan-Mu


( By: Syed Qutb)

Saturday, December 10, 2011

Sang Kacang dan Sang Kulit

Kacang lupa kulitnya.” serasa tidak adil yang mana hanya sang kacang saja yang ditasbihkan sebagai sisi yang buruknya. Apakah sang kacang dapat serta merta lupa begitu saja terhadap sang kulit tanpa sebab? sang kulit menyematkan cap “penghianat” kepada sang kacang, tapi tanpa ia sadari ia juga punya andil besar dalam jalur penghianatan itu. Sang kulit hanya ingin mereguk keuntungan serta pencitraan dari rasa lezat dan gurih yang dihasilkan sang kacang, sementar sang kacang hanya merasakan pengekangan dan keterbatasan didalam cangkang sang kulit. Sang kacang hanya dijadikan tameng oleh sang kulit tanpa memperdulikan kondisi dan keadaan sang kacang. Jadi rasanya tak adil jika hanya sang kacang yang disematkan citra buruk sedangkan sang kulit seolah menjadi korban pernghianatan sang kacang. Jadi wajarlah jika sang kacang bangkit, bangkit dari sebuah kerangkeng dan belenggu pemanfaatan.