Bunda termulia...
Jiwaku rela berkorban tuk bahagiamu
Kau tanggung derita demi derita saat mengandungku
Dua tahun lamanya kau tumbuhkan dagingku dengan air susu kesucian
Kau kokohkan tulangku dengan air susu ketabahan
Kau alirkan darahku dengan air susu kegigihan
Kau hidupkan harapanku dengan keteguhan imanmu
Kau bangun masa depanku dengan untai doamu
Tuhan mengasihi setiap tetes airmatamu
Tuhan memberkati tiap keringat dari tubuhmu
Tuhan merahmati setiap jejak tapak kakimu
Tuhan mencatat kebaikan dalam tiap hembus nafasmu
Ibunda...
Tak pernah kau pedulikan nasib dirimu
Kau jadikan tubuhmu benteng yang melindungi anakmu
Ibunda...
Tlah kau berikan hidupmu padaku
Kini, mudah bagiku mempersembahkan nyawa untukmu
Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku
Kan kutumpahkan segala isinya di bawah tapak kakimu
Ingin kutumpahkan air mataku
Dan bersimpuh di hadapanmu
Kurangkai kata maaf atas kekuranganku
Meski kuhidup berjuta tahun
Kulalui siang dan malam tuk berbakti padamu
Semua itu takkan mampu membayar setetes susu yang kau berikan padaku
No comments:
Post a Comment